Adinusa: Linux System Administration

Rangkuman dari seluruh course pada Adinusa bertemakan Linux System Administration.

Bagian 1: Pembukaan

Bagian ini adalah bagian pembuka yang memberikan pengenalan pengenalan yang berhubungan dengan course ini.
Pada bagian ini juga di ajarkan tentang bagaimana cara kerja course ini dan cara memulai latihannya, beberapa persiapan yang kita perlukan, dan tentang cara pemasangannya.
Kita di minta untuk mendownload sebuah file yang berisikan mesin virtual yang sudah di atur untuk kita gunakan untuk belajar.

Bagian 2: Peletakan Folder Pada Linux

Kita di berikan panduan dan pengetahuan tentang peletakkan folder apa saja yang ada pada Linux, beserta penjelasannya.
Linux memiliki 2 arti pada folder root yang tidak bisa di samakan, arti yang paling dasar adalah direktori root, dan ini adalah inti dari semua folder yang ada di linux, di kenal sebagai (/), sedangkan folder root yang kedua adalah folder untuk user administrator pada linux yaitu root, terletak pada (/root/).
Terdapat banyak juga folder folder lain sesuai dengan fungsinya masing masing yang di jelaskan pada bagian ini, seperti folder khusus untuk konfigurasi, folder untuk booting, folder untuk program, dan lain lainnya yang masih banyak lagi.

Bagian 3: Proses Pada Linux 

Pada bagian ini di jelaskan tentang program dan proses pada linux, lengkap dengan cara bekerjannya.
Pada bagian ini kita di berikan panduan dan tantangan yang berkaitan dengan cara membuat proses, mengisolasi proses, dan bahkan membuat proses.

Bagian 4: Signal

Pada bagian ini, membicarakan tentang sebuah sinyal yang di kirimkan kepada program agar proses berjalan sesuai dengan sinyal apa yang kita berikan, biasanya ini digunakan untuk memberhentikan sebuah proses
Terdapat banyak sekali sinyal yang dapat di digunakan, bisa dilihat dengan menggunakan perintah "kill -l" pada linux .
Pada bagian ini juga kita di berikan tantangan untuk bisa menjalankan dan memberhentikan suatu proses yang berjalan di belakang layar.

Bagian 5: Package Manager

Pada bagian ini kita akan di berikan tutorial secara detail tentang package atau paket dan pengelolanya.
Setiap distro linux yang berbeda memunkinkan memiliki pengelola paket yang berbeda, seperti pada Linux Debian dan turunannya menggunakan pengelola paket yang bernama "apt" atau "deb" sedangkan pada Linux Red Hat dan turunannya menggunakan "dnf" atau "rpm", dan masih banyak lagi distro lainnya yang menggunakan pengelola paket yang berbeda.
Kita juga diajarkan dan di berikan tantangan tentang bagaimana cara untuk menginstall paket pada masing masing distribusi linux secara detail

Bagian 6 & 7: System Monitoring

Seperti judulnya, bagian ini lebih mengarah pada cara memonitoring sistem kita.
Terdapat banyak cara tentang bagaimana kita bisa memonitoring sistem kita, salah satunya dengan menggunakan perintah ps, top, htop, dan masih banyak lagi.
Selain itu kita juga bisa memonitoring sistem dengan melalui direktori "/proc", karena di dalam direktori ini terdapat banyak subdirektori untuk setiap proses yang aktif dengan nama sesuai dengan id proses atau PID.

Bagian 8: Linux File System dan VFS

Pada bagian ini di jelaskan tentang bagaimana organisasi sistem file dasar, dan kita di buat agar memahami kegunaan dari VFS.
Kita juga di ajarkan untuk bisa mengetahui sistem berkas apa saja yang terdapat pada Linux dan sistem berkas mana yang dapat di gunakan pada sistem kita.
Kita juga di buat untuk memahami penggunaan sistem berkas khusus pada Linux.

Bagian 9: Fitur File System

Pada bagian ini kita di jelaskan dengan konsep seperti file direktori dan atribut yang di perluas, lalu membuat dan memformat sistem berkas, dan memeriksa serta memperbaiki kesalahan pada sistem berkas.
Kita juga di ajarkan untuk memasang dan melepas sistem berkas, atau yang di kenal dengan "mounting", lalu bagaimana cara membuat pemasangan ini terjadi secara otomatis pada saat sistem di booting ulang.

Bagian 10: LVM

Pada bagian ini kita di jelaskan gengan penjelasan tentang apa itu LVM, lalu bagaimana cara membuat, menunjukkan, dan merubah ukuran dari logical volumes.

Bagian 11: Kernel Service dan Konfigurasinya

Pada bagian ini kita hanya di buat paham mengenai apa itu kernel, lalu parameter yang dapat digunakan untuk booting ke sistem menggunakan command line

Bagian 12: UserAccount

Pada bagian ini kita di berikan materi tentang management user dan group pada linux.
Kita di minta untuk mencoba membuat akun user kita sendiri pada mesin virtual linux yang sudah disiapkan, lalu kita juga di kenalkan dengan beberapa atribut atribut yang berguna dalam pembuatan, atau memodifikasi atau bahkan menghapus user akun
Di bagian ini juga tidak hanya mengajarkan tentang pembuatan, modifikasi, dan menghapus user, tetapi juga bagaimana cara mengunci user agar user tersebut tidak dapat di masuki, lalu untuk beberapa keamanan pada akun seperti mengatur password dengan jangka waktu kadaluarsa.
Bagian ini juga memberikan sedikit materi tentang remote SSH untuk mengunci user dan hanya dapat di masuki dengan menggunakan kunci yang di buat.

Bagian 13: Hak Akses dan Kepemilikan

Bagian ini menjelaskan tentang konsep dari hak akses, pemilik, group, dan bagaimana cara kita bisa mengaturnya
Kita di berikan tutorial tentang perintah chmod, chown, dan chgrp.
Dan juga terdapat tutorial tentang Access Control List sehingga kita dapat mengatur hak akses atau kepemilikan dari file atau folder lebih lanjut lagi.

Bagian 14: Alamat Jaringan

Bagian ini kita di berikan materi tentang pengalamatan IP address bahwa ada IP address versi 4 dan versi 6, tetapi sekarang kita masih memakai IPv4 sehingga IPv6 masih sangat jarang digunakan
Di bagian ini juga kita di berikan pemahaman tipe tipe IP address, reserved address, subnet, dan netmask.
Kita di ajarkan untuk mengkonfigurasi nama host menggunakan perintah hostname

Bagian 15: Perangkat Jaringan dan Konfigurasinya

Mengidentifikasi perangkat jaringan dan memahami cara penamaan serta pengikatannya.
Menggunakan perintah ip dan ifconfig untuk mengonfigurasi dan mengontrol perangkat jaringan.
Memahami skema penamaan perangkat jaringan yang dapat diprediksi.
Mengetahui file konfigurasi jaringan di /etc.
Menggunakan Network Manager (nmtui, nmcli) untuk konfigurasi antarmuka jaringan secara distribusi-independen.
Mengatur rute default dan statis serta konfigurasi resolusi nama dan alat diagnostik jaringan.

Bagian 16: Firewall

Konsep dasar firewall dan pentingnya dalam keamanan jaringan.
Alat firewall yang tersedia, baik melalui command line maupun interface.
Penggunaan firewalld dan firewall-cmd untuk mengelola firewall.
Pengelolaan zona, sumber, layanan, dan port dalam konfigurasi firewall.

Bagian 17: Boot Sequence

BIOS/UEFI menjalankan Power On Self Test untuk memeriksa memori dan perangkat keras, kemudian mencari program boot di MBR atau menggunakan UEFI.
Boot loader (biasanya GRUB) memuat kernel ke dalam memori dan mengeksekusinya.
Kernel melakukan pengecekan perangkat keras dan memulai proses init (pid=1).
Init (menggunakan systemd, Upstart, atau SysVinit) melanjutkan proses inisialisasi sistem dan menjalankan skrip startup.

Bagian 18: System Startup dan GRUB

Proses booting dan tahapan-tahapannya.
Jenis-jenis boot loader yang ada, termasuk GRUB.
Fungsi BIOS dalam proses startup.
File konfigurasi terkait yang digunakan dalam proses booting.
Proses shutdown dan reboot sistem.

Bagian 19: System Init

Pentingnya proses init dalam inisialisasi sistem.
Sejarah dan cara kerja systemd dan Upstart, serta perbedaannya dengan SysVinit.
Menggunakan systemctl untuk mengonfigurasi dan mengontrol systemd.

Bagian 20: Basic Troubleshooting

Langkah-langkah pemecahan masalah sistem secara iteratif hingga menemukan solusi.
Memeriksa jaringan dan integritas file untuk mencari masalah potensial.
Mengatasi masalah kegagalan boot sistem.
Memperbaiki dan memulihkan sistem file yang rusak.
Menggunakan media penyelamatan dan pemulihan untuk troubleshooting.



 

Comments

Popular Posts